Melalui Internalisasi Kehumasan, Polsek Dawan Dorong Siswa Bijak di Dunia Nyata dan Maya
Klungkung – Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran kehumasan dan etika bermedia sosial di era digital, Ps. Kanit Binmas Polsek Dawan Aiptu Desy Ariyanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Gunaksa Aipda I Nyoman Budiasa dan anggota Binmas Polsek Dawan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2026/2027, yang dirangkaikan dengan Internalisasi Kehumasan dalam Kehidupan Sehari-hari, Rabu,12/11
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai hal ikhwal kehumasan, kejahatan siber, serta pentingnya literasi digital baik dalam kehidupan nyata maupun aktivitas di dunia maya.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Desy Ariyanto menyampaikan bahwa internalisasi nilai-nilai kehumasan sangat penting diterapkan sejak dini, terutama dalam hal berkomunikasi dan berinteraksi di ruang publik maupun media sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar dapat menjadi generasi muda yang cerdas bermedia sosial, memahami batasan etika, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujar Aiptu Desy Ariyanto.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Gunaksa Aipda I Nyoman Budiasa juga memberikan imbauan kepada para siswa agar terus bersemangat dalam meraih cita-cita melalui kedisiplinan dan semangat belajar. Ia menekankan agar para siswa menjauhi pergaulan bebas, tidak ikut dalam aktivitas trek-trekan, serta menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif, hindari pergaulan bebas dan kegiatan yang tidak bermanfaat. Bijaklah dalam bermedia sosial, saring sebelum sharing,” pesannya kepada para siswa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan antusias dari para siswa yang turut berdiskusi mengenai penggunaan media sosial yang aman serta dampak hukum dari penyalahgunaan dunia maya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Dawan berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat, dengan mempraktikkan etika digital, menjaga nama baik diri serta sekolah, dan ikut berperan dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di dunia nyata maupun dunia maya.

