Cegah Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Batukandik Tanamkan Nilai Karakter kepada Siswa
Polres Klungkung – Upaya membangun karakter generasi muda dan mencegah perundungan di lingkungan pendidikan terus dilakukan Polres Klungkung melalui program Police Goes to School. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Batukandik, Aiptu I Nyoman Sunarta, bertindak sebagai pembina upacara bendera Merah Putih di SD Negeri 3 Batukandik, Dusun Dungkap I, Desa Batukandik, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, (26/10).
Dalam amanatnya, Aiptu I Nyoman Sunarta mengingatkan kepala sekolah dan para guru agar meningkatkan pengawasan terhadap siswa guna mencegah tindakan bullying, baik berupa kekerasan fisik, ucapan kasar, caci maki, maupun intimidasi terhadap teman yang dianggap lebih lemah. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar, berkembang, serta membangun persahabatan tanpa rasa takut.

Kepada para siswa kelas I hingga kelas VI, ia juga berpesan agar senantiasa menaati peraturan sekolah, baik tertulis maupun tidak tertulis, serta membiasakan diri melakukan perbuatan terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan moral turut disampaikan melalui ajaran agama Hindu, yakni Tri Kaya Parisudha, yang mengajarkan tiga perilaku baik, yaitu Manacika atau berpikir yang baik, Wacika atau berkata yang baik, dan Kayika atau berbuat yang baik. Para siswa diajak menerapkan nilai-nilai tersebut dengan tidak menyakiti teman, menjaga tutur kata, serta saling menghormati di lingkungan sekolah.
Selain itu, Aiptu I Nyoman Sunarta mengingatkan pentingnya menghormati Catur Guru, yakni Guru Rupaka (orang tua), Guru Pengajian (guru di sekolah), Guru Wisesa (pemerintah), dan Guru Swadyaya (Tuhan Yang Maha Esa). Melalui pemahaman tersebut, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, beretika, dan memiliki rasa hormat terhadap sesama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam membina generasi muda. Dengan penanaman nilai karakter sejak dini, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

