Satpolairud Polres Klungkung Perkuat Pengamanan Melasti dan Mendak Tirta Kamandalu di Perairan Klungkung
Polres Klungkung – Satuan Polairud Polres Klungkung melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawasan di sejumlah kawasan pantai dan perairan dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya Upacara Yadnya Melasti dan Mendak Tirta Kamandalu di wilayah Klungkung, (13/9).
Kegiatan pengamanan dilaksanakan melalui beberapa pos untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat di wilayah pesisir dan perairan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Pada Pos 1 Pantai Watu Klotok, pengamanan dipimpin oleh KBO Satpolairud Polres Klungkung IPDA Ketut Payadnya, S.H. Personel melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara Yadnya Melasti, sekaligus memantau situasi di kawasan pantai guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.

Sementara itu, Pos 2 di Pantai Goa Lawah dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Klungkung AKP Agus Widiono, S.H. Personel melaksanakan pengamanan kegiatan Mendak Tirta Kamandalu yang menggunakan dua jukung nelayan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga memastikan aspek keselamatan masyarakat yang akan berlayar dengan memasangkan life jacket kepada warga yang mengikuti kegiatan mendak tirta. Petugas turut melaksanakan dialogis dan memberikan pesan-pesan Kamtibmas serta imbauan keselamatan pelayaran, khususnya agar masyarakat memperhatikan kondisi cuaca, kelayakan sarana transportasi dan penggunaan alat keselamatan selama berada di perairan.
Sedangkan pada Pos 3, pengamanan dilaksanakan dari Kapal C2 XI-2015 Tanjung Sanghyang yang dipimpin oleh Danpal Aipda I Putu Suarnaya bersama crew. Personel melaksanakan pengawalan di perairan Goa Lawah guna memastikan aktivitas masyarakat di laut berlangsung dengan aman dan terkendali.
Kehadiran personel Satpolairud di kawasan pantai dan perairan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan, sekaligus sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan di wilayah perairan.

