Sinergi Bhabinkamtibmas dan Pecalang, Pengamanan Melasti di Pantai Celagilandan Berjalan Kondusif
Polres Klungkung – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan, Bhabinkamtibmas Desa Suana, Polsek Nusa Penida, Polres Klungkung, Bripka I Wayan Supanca Ariasa bersinergi dengan Pecalang Banjar Celagilandan melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam kegiatan Melasti di Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, (13/10).

Kegiatan Melasti tersebut merupakan rangkaian Pujawali di Pura Dalem Banjar Celagilandan yang puncaknya jatuh pada 14 Oktober 2026. Prosesi Melasti dilaksanakan dengan iring-iringan dari Pura Dalem Banjar Celagilandan menuju Pantai Celagilandan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas bersama Pecalang melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui iring-iringan pemedek. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, serta memastikan masyarakat dapat mengikuti prosesi keagamaan dengan aman dan khidmat.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas bersama Pecalang merupakan bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Nusa Penida.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan adat dan keagamaan. Sinergi Bhabinkamtibmas dengan Pecalang sangat penting untuk memastikan prosesi Melasti berjalan aman, tertib, dan lancar, termasuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kami berharap masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khidmat serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolsek.
Melalui pengamanan ini, Polsek Nusa Penida menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pecalang dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga setiap kegiatan adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

